Kasus 4,2 Ton Mi Instan Kadaluwarsa, BBPOM Padang Imbau ... | Liputan 24 Sumatera Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kasus 4,2 Ton Mi Instan Kadaluwarsa, BBPOM Padang Imbau ...

Posted by On 5:12 AM

Kasus 4,2 Ton Mi Instan Kadaluwarsa, BBPOM Padang Imbau ...

  • Home
  • News
  • Nusantara
Kasus 4,2 Ton Mi Instan Kadaluwarsa, BBPOM Padang Imbau Masyarakat Teliti Sebelum Membeli Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 05 Desember 2017, 17:48 WIB https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 05 340 1825586 kasus-4-2-ton-mi-instan-kadaluarsa-bbpom-padang-imbau-masyarakat-teliti-sebelum-membeli-UZmm07aWql.jpgFo to: Antara A A A

PADANG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mendalami kasus dugaan pengemasan ulang mi kedaluwarsa oleh PT Padang Distribusindo Raya (PDR) di gudang perusahaan kawasan Lubuk Begalung, Padang.

"Kami telah melakukan pemeriksaan bersama Polda Sumbar untuk mengungkap persoalan ini untuk menemukan unsur pidana yang dilakukan oleh perusahaan itu," kata Kepala BBPOM Sumbar, Martin Suhendri di Padang, Selasa (5/12/2017).

BERITA TERKAIT +
  • Polisi Sita 195 Karung Mi Instan Kadaluwarsa yang Akan Diperdagangkan
  • Kasus Gula Rafinasi, Bareskrim Polri Panggil 56 Pengelola Hotel dan Kafe
  • Distribusi Gula Rafinasi ke Hotel Mewah, Bareskrim Tetapkan Dirut PT CP Sebagai Tersangka

Menurut dia, dari lokasi pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 134 karton atau 385 bungkus mi kedaluwarsa dan rusak, 213 karung mi kedaluwarsa yang rata-rata berat tiap karung seberat 20 kilogram. Mie tersebut telah dikemas ulang ke dalam karung dengan berat total sekitar 4,2 ton dengan nilai ekonomis Rp13,4 juta.

"Seluruh barang bukti kami amankan di kantor BBPOM untuk memastikan tidak beredar lagi di lapangan," ujar dia.

Dalam Undang-undang dijelaskan bahwa setiap orang atau pelaku usaha dilarang membuka kemasan akhir pangan dan dikema s kembali lalu diperdagangkan.

Dilarang memproduksi dan memperdagangkan pangan dengan sengaja tidak memenuhi standar keamanan pangan. "Apalagi sampai membuka kemasan akhir yang kedaluwarsa untuk dijual kembali," tambahnya.

Dia mengimbau masyarakat selalu waspada dan memperhatikan label, informasi dan tanggal kedaluwarsa pada produk makanan yang akan dikonsumsi.

Wadir Reserse Narkoba Polda Sumbar, AKBP Yulmar mengatakan pihaknya bekerja sama dengan BBPOM dalam mengungkap kasus ini. "Ada beberapa orang yang telah dimintai keterangan selanjutnya kita akan gelar perkara untuk memenentukan prilaku ini sebagai tindak pidana," ujarnya.

Menurut dugaannya, pihak perusahaan melakukan tindak pidana yang melanggar Undang-undang pangan, namun hasilnya dapat ditentukan setelah gelar perkara. "Kami memiliki tugas untuk melakukan pengawasan terhadap bahan-bahan berbahaya sehingga dalam kasus ini kita terlibat dan membantu BBPOM," ujar dia.

(ris)

Berita Lainnya

  • Pasca Ratusan Ton Ikan Mati, Udara Sekitaran Danau Maninjau Kini Tercemar

    Pasca Ratusan Ton Ikan Mati, Udara Sekitaran Danau Maninjau Kini Tercemar

  • Bawa Sabu, Calon Penumpang Tujuan Surabaya Diringkus di Bandara Batam

    Bawa Sabu, Calon Penumpang Tujuan Surabaya Diringkus di Bandara Batam

  • Siklon Dahlia Lenyap, BMKG: Hujan Deras Disertai Petir Tetap Berlanjut

    Siklon Dahlia Lenyap, BMKG: Hujan Deras Disertai Petir Tetap Berlanjut

  • Terciduk <i>Nyabu</i>, Pilot Lion Air Kantongi Narkoba Sambil Kendarai Pesawat

    Terciduk Nyabu, Pilot Lion Air Kantongi Narkoba Sambil Kendarai Pesawat

  • Lion Air Pastikan Penerbangan Tak Terganggu Pasca Pilot Tertangkap <i>Nyabu</i>

    Lion Air Pastikan Penerbangan Tak Terganggu Pasca Pilot Tertangkap Nyabu

  • 10 Difabel Pendaki Gunung Tertinggi di Toraja, Terima Penghargaan

    10 Difa bel Pendaki Gunung Tertinggi di Toraja, Terima Penghargaan

  • Pilot Lion Air Kedapatan Asyik <i>Nyabu</i> di Kamar Hotel Kupang

    Pilot Lion Air Kedapatan Asyik Nyabu di Kamar Hotel Kupang

  • Nelayan Tak Berani Melaut, Ikan Mulai

    Nelayan Tak Berani Melaut, Ikan Mulai "Hilang" dari Pasaran di Sumut

Berita Terkait

makanan berbahaya
  • Bareskrim Ungkap Peredaran Gula Rafinasi di Hotel Mewah Jakarta
  • Tegas! Dinkes Pekanbaru Tutup Usaha Bakso Mekar Mengandung Babi
  • Parah! BPOM Temukan 24 Produk Makanan Kedaluwarsa di Kupang
  • Selama Ramadan, BPOM Lampung Temukan Puluhan Jenis Makanan Bermasalah
  • Edan! BPOM Temukan Cendol Pakai Zat Pewarna Tekstil
  • Waduh, Produk Tak Teregister BPOM Ditemukan di Supermarket Mal Kepala Gading
  • Waduh! Sidak Jelang Lebaran, Pemkot Medan Temukan Makanan dalam Kemasan Rusak
  • Waduh! Makanan Kadaluarsa dan Berbahan Kimia Berbahaya Masih Beredar di Blitar
  • Sudah Berjalan 6 Tahun, Rumah Produksi Makanan Kedaluwarsa Terbongkar di Sunter
  • Sidak Pasar Modern di Tangerang, BPOM Temukan Produk Ilegal
Cari Berita Lain Di Sini Sumber: Google News | Liputan 24 Padang

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »