Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat | Liputan 24 Sumatera Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat

Posted by On 5:46 PM

Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat

Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat Reporter:

Friski Riana

Editor:

Syailendra Persada

Minggu, 24 Juni 2018 18:05 WIB
Pada pemilu kali ini, banyak relawan bergerak dari bermacam-macam kalangan. Salah satunya adalah relawan dari Posko rakyat Projo yang bermarkas di kawasan Pancoran Timur. TEMPO/Dhemas Reviyanto

Pada pemilu kali ini, banyak relawan bergerak dari bermacam-macam kalangan. Salah satunya adalah relawan dari Posko rakyat Projo yang bermarkas di kawasan Pancoran Timur. TE MPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan anggota Projo, organisasi kemasyarakatan yang mendukung Presiden Joko Widodo alias relawan Jokowi, yang menjadi anggota panitia seleksi Komisi Pemilihan Umum Daerah Sumatera Barat. "Kami temukan data bahwa anggota Pansel KPUD yang ditunjuk KPU adalah Ketua Projo Kota Pariaman," kata Andre, Ahad, 24 Juni 2018.

Andre mengatakan padahal tugas panitia seleksi sangat penting. Yaitu, memilih anggota KPU Kota Padang Panjang dan Kabupaten Padang Pariaman. Ia khawatir dengan masuknya relawan Projo menjadi panitia seleksi akan menjadikan pilkada di Sumatera Barat tidak netral. Kekhawatiran Andre bukan tanpa alasan. Sebab, Gerindra juga menemukan ada relawan Projo yang menjadi anggota KPU Daerah Kabupaten Padang Pariaman.

Baca: Bagaimana Sudirman Said Biayai Saksi Pilkada?

Menurut Andre, relawan projo yang menjadi anggota panitia seleksi memiliki jabatan penting di Projo Padang Pariaman. "Dia duduk sebagai ketua Projo di sana," kata Andre. Sedangkan, relawan projo yang menjadi anggota KPU Daerah Padang Pariaman adalah sekretaris sang ketua.

Menurut Andre, ada kekhawatiran yang muncul seiring temuan tersebut. Ia menilai bahwa pemilihan umum akan jauh dari jujur, bersih, dan adil jika penyelenggara pemilu merupakan bagian dari tim kampanye kandidat tertentu.

Sumatera Barat boleh dibilang menjadi basis bagi Gerindra. Dalam Pemilihan Presiden 2014, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menang telak di Tanah Minang. Saat itu, Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 1.797.505 suara atau 76,9 persen. Sementara, Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya memperoleh 539.308 suara atau 23,1 persen.

Simak: Bawaslu Ancam Pasangan Calon Kepala Daerah yang Bandel di Hari Tenang

Sejauh ini, kata Andre, laporan tersebut baru ditemukan di Sumatera B arat. Namun, ia memperkirakan bisa saja kejadian serupa juga terjadi di daerah lainnya. "Bisa saja ini modus yang diketahui awal di Sumatera Barat, bisa terjadi di daerah lain. Ini yang perlu kami telaah dan pelajari lagi bersama-sama," kata dia.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi membenarkan ada pengurus Projo yang menjadi anggota tim panitia seleksi dan KPU Daerah di Sumatera Barat. Namun, Budi Arie mengatakan kedua orang tersebut telah mengundurkan diri ketika hendak mendaftar menjadi bagian dari Komisi Pemilihan Umum Daerah.

"Yang bersangkutan sudah mengundurkan diri. Kami paham aturan. Saya sudah sampaikan kepada seluruh pengurus Projo di seluruh Indonesia agar kader dan pengurus Projo yang ingin menjadi komisioner KPU harus mengundurkan diri," kata Budi Arie dalam keterangan tertulis, Ahad, 24 Juni 2018.

Baca juga: KPU Sebut Distribusi Logistik Pilkada Serentak Aman

Budi Arie menegaskan bahwa organisasinya mendukung pemilu yang jujur , bersih, dan adil. Ia juga mendukung agar KPU bersikap netral. Berkaca pada Pemilu 2014, kata dia, terjadi banyak kecurangan di wilayah Sumatera Barat.

Menurut Budi Arie, Projo tidak ingin berpolitik dengan menghalalkan segala cara. "Kami menolak kampanye hitam, fitnah dan menyebarkan hoax. Kami juga akan melawan segala bentuk politik uang. Kami percaya kekuatan rakyat. Kami ingin demokrasi kita makin bermartabat," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan sudah mengklarifikasi tudingan Gerindra. "Kemarin sudah kami klarifikasi. Pengakuan dia bukan (relawan Projo)," kata Arief di Kantor KPU RI, Jakarta, Ahad, 24 Juni 2018.

Ikuti Perkembangan Berita Seputar Pilkada Serentak di sini

Arief mengatakan bahwa KPU RI telah memilih orang-orang yang memiliki latar belakang beragam dalam pemilihan tim pansel KPUD. Latar belakang yang dipilih adalah tokoh masyarakat, akademisi, dan bukan yang terlibat dalam partai politik. Mereka harus memiliki keahlian dalam pemiluan dan manajemen karena akan memilih orang-orang akan menjadi anggota KPU di daerah.

Selain tudingan terhadap anggota tim pansel KPUD Sumatera Barat, Arief mengatakan lembaganya juga sudah mengklarifikasi tudingan Gerindra bahwa ada relawan Jokowi yang menjadi anggota KPU Kabupaten Padang Pariaman. "Pokoknya yang sudah kami lantik, pasti kami lakukan klarifikasi kalau ada temuan-temuan itu," kata dia.

Lihat Juga


Terkait
  • Soal Aparat Tak Netral, Gerindra Setuju dengan SBY

    Soal Aparat Tak Netral, Gerindra Setuju dengan SBY

    13 jam lalu
  • Geledah Rumah Terduga Teroris Depok, Densus 88 Sita Dokumen

    Geledah Rumah Terduga Teroris Depok, Densus 88 Sita Dokumen

    14 jam lalu
  • Jika Tolak Turunkan Alat Kampanye, Peserta Pilkada Bisa Disanksi

    Jika Tolak Turunkan Alat Kampanye, Peserta Pilkada Bisa Disanksi

    15 jam lalu
  • Menjelang Pemilu, Elit Politik Diminta Tak Saling Tuding

    Menjelang Pemilu, Elit Politik Diminta Tak Saling Tuding

    15 jam lalu
  • Rekomendasi
  • Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat

    Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat

    13 jam lalu
  • Sudirman Said Gadaikan Rumah untuk Biayai Saksi Pilkada

    Sudirman Said Gadaikan Rumah untuk Biayai Saksi Pilkada

    1 hari lalu
  • Menjelang Pilkada, Ada E-KTP Tercecer di Tanjung Pinang

    Menjelang Pilkada, Ada E-KTP Tercecer di Tanjung Pinang

    2 hari lalu
  • Pilkada Jabar, Nama Rektor ITB Dicatut untuk Rekaman Hoax

    Pilkada Jabar, Nama Rek tor ITB Dicatut untuk Rekaman Hoax

    2 hari lalu
  • Foto
  • Masuki Masa Tenang Pilkada 2018, Petugas Copot Atribut Kampanye

    Masuki Masa Tenang Pilkada 2018, Petugas Copot Atribut Kampanye

    16 jam lalu
  • Gaya Tsamara Amany Saat Laporkan Ketua B   awaslu ke DKPP

    Gaya Tsamara Amany Saat Laporkan Ketua Bawaslu ke DKPP

    32 hari lalu
  • Pelipatan Surat Suara untuk Pilkada Jawa Tengah Terus Digenjot

    Pelipatan Surat Suara untuk Pilkada Jawa Tengah Terus Digenjot

    34 hari lalu
  • Aksi Pasangan Cagub dan Cawagub dalam Debat Pilkada Jatim

    Aksi Pasangan Cagub dan Cawagub dalam Debat Pilkada Jatim

    10 April 2018
  • Video
  • Ini Pemicu Ricuh di Debat Pilgub Jawa Barat

    Ini Pemicu Ricuh di Debat Pilgub Jawa Barat

    40 hari lalu
  • Ada Anak-anak da   n Mobil Dinas di Kampanye Pilkada Kota Serang

    Ada Anak-anak dan Mobil Dinas di Kampanye Pilkada Kota Serang

    47 hari lalu
  • Diuji Walhi, Cagub Jawa Barat Soal Penataan Lingkungan

    Diuji Walhi, Cagub Jawa Barat Soal Penataan Lingkungan

    51 hari lalu
  • Rilis Maskot Pemilu 2019, Ketua KPU Main Wayang

    Rilis Maskot Pemilu 2019, Ketua KPU Main Wayang

    22 April 2018
  • terpopuler
  • 1

    Pilkada Kaltim, Relawan Alihkan Dukungan Setelah Nonton Debat

  • 2

    Polri Siap Amankan Pilkada 2018 dari Ancaman Terorisme

  • 3

    Emil Dardak Singgung Jiwa Kepemimpinan Puti Guntur

  • 4

    SBY Sebut Rumah Deddy Mizwar Digeledah, Demokrat: Pakai Drone

  • 5

    Pesan Prabowo untuk Sudirman Said di Kampanye Terakhir Pilkada

  • Fokus
  • SBY Sebut Aparat Tidak Netral di Pemilu, PDIP: Dia Playing Victim

    SBY Sebut Aparat Tidak Netral di Pemilu, PDIP: Dia Playing Victim

  • Aman Abdurrahman Dihukum Mati, Densus 88 Sisir Terduga Teroris

    Aman Abdurrahman Dihukum Mati, Densus 88 Sisir Terduga Teroris

  • Ini Sanksi Anies-Sandi Ancam 567 PNS DKI Absen Usai Cuti Bersama

    Ini Sanksi Anies-Sandi Anca m 567 PNS DKI Absen Usai Cuti Bersama

  • Integrasi Tol JORR dan Penundaan Kenaikan Tarifnya

    Integrasi Tol JORR dan Penundaan Kenaikan Tarifnya

  • Terkini
  • Pilkada Serentak, Ketua DPR: Tahanan KPK Penuh Kepala Daerah

    Pilkada Serentak, Ketua DPR: Tahanan KPK Penuh Kepala Daerah

    10 jam lalu
  • Pilkada 2018, Isu Netralitas dan Politik Uang Jadi Titik Krusial

    Pilkada 2018, Isu Netralitas dan Politik Uang Jadi Titik Krusial

    12 jam lalu
  • KPPOD Ungkap Dua Bentuk Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada

    KPPOD Ungkap Dua Bentuk Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada

    13 jam lalu
  • Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat

    Gerindra Tuding Relawan Jokowi Bermain di Pilkada Sumatera Barat

    13 jam lalu
  • Cuti Kampanye Habis, Ganjar Pranowo Bertugas Lagi Jadi Gubernur

    Cuti Kampanye Habis, Ganjar Pranowo Bertugas Lagi Jadi Gubernur

    14 jam lalu
  • Jika Tolak Turunkan Alat Kampanye, Peserta Pilkada Bisa Disanksi

    Jika Tolak Turunkan Alat Kampanye, Peserta Pilkada Bisa Disanksi

    15 jam lalu
  • SBY Soal Deddy Mizwar Digeledah, Demokrat: Dedi Mulyadi Juga

    SBY Soal Deddy Mizwar Digeledah, Demokrat: Dedi Mulyadi Juga

    15 jam lalu
  • SBY Sebut Rumah Deddy Mizwar Digeledah, Demokrat: Pakai Drone

    SBY Sebut Rumah Deddy Mizwar Digeledah, Demokrat: Pakai Drone

    16 jam lalu
  • Masa Tenang, Djarot Saiful Hidayat Turunkan Alat Kampanye Sendiri

    Masa Tenang, Djarot Saiful Hidayat Turunkan Alat Kampanye Sendiri

    16 jam lalu
  • Ridwan Kamil Minta Pendukung Ketuk Pintu Warga di Masa Tenang

    Ridwan Kamil Minta Pendukung Ketuk Pintu Warga di Masa Tenang

    17 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.

    Sumber: Berita Sumatera Barat

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »