72 Senjata Tradisional Berusai Seabad Dipamerkan di Padang | Liputan 24 Sumatera Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

72 Senjata Tradisional Berusai Seabad Dipamerkan di Padang

Posted by On 1:56 AM

72 Senjata Tradisional Berusai Seabad Dipamerkan di Padang

Langkan.id, Padang - Sebanyak 72 jenis senjata tradisional dipamerkan di Museum Adityawarman Padang Sumatera Barat. Senjata tradisional ini berasal dari delapan museum provinsi se-Sumatera, yang ditampilkan dalam kegiatan Pameran Senjata Tradisional 2018. Senjata tradisional yang dipamerkan ini berbagai jenis dan memiliki usai mencapai seratus tahun.Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Gemala Ranti mengatakan senjata yang dipamerkan itu di antaranya gambit, keris berbagai model dari delapan provinsi, tombak, panah dari Kepulauan Mentawai, sangkur , dan tambun tali. Setidaknya ada 10 jenis senjata tradisional yang berasal dari Sumatera Barat di antara 72 senjata yang dipamerkan dalam kegiatan ini.Ia menyebutkan, Museum Adityawarm an merupakan salah satu tempat lokasi wisata edukasi yang ada di Sumatera Barat. Hal ini yang menjadi alasan kegiatan Pameran Senjata Tradisional dilakukan di museum tersebut. Pada momen peresmian, turut mengundang sejumlah pelajar yang ada di Kota Padang, yang berkesempatan melihat dan mempelajari secara langsung nilai-nilai budaya yang terdapat pada pameran tersebut.“Pameran Senjata Tradisional ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan secara bergulir dalam cangkupan daerah pulau Sumatera. Tahun 2018 ini Kota Padang ditunjuk menjadi tuan rumah menyelenggarakannya. Ada delapan museum provinsi yang ikut serta di antaranya yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Jambi, Riau, Lampung, dan termasuk dari tuan rumah Sumatera Barat,” katanya, Selasa (28/8).

Ia menjelaskan, tujuan adanya pameran ini, untuk memberikan pemahaman kepada generasi bangsa tentang nilai nilai tradisi atau pun budaya baik di daerah Sumatera Barat, maupun bagi nilai budaya yang ada di provinsi di Pulau Sumatera. Dalam pameran ini diharapkan para pelajar diseluruh daerah di Sumatera Barat dapat datang ke Museum Adityawarman, untuk melihat dan mengenali senjata tradisional Sumatera Barat dan jenis senjata tradisional lainnya.Menurutnya, pengetahuan tentang kebudayaan tidak semuanya didapatkan dari bangku sekolah. Dengan demikian melalui Pameran Senjata Tradisional ini diharapkan sebuah momen yang tepat untuk mengenali budaya nusantara terutama untuk provinsi yang ada di Pulau Sumatera.“Pameran Senjata Tradisional ini akan berlangsung selama enam bulan yakni mulai dari tanggal 28 Agustus 2018 hingga 28 Februari 2019,” ujarnya.Gemala Ranti mengatakan dengan memiliki waktu yang cukup panjang untuk melihat secara langsung senjata tradisional, diharapkan pihak sekolah memberikan waktu kepada para pelajar untuk datang ke museum sebagai wisata edukasi tentang nilai nilai budaya. Dinas Kebudayaan setempat berencana akan membuat surat yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah di Sumatera Barat, mulai dari sekolah dasar, hingga ke sekolah menengah atas. (M Hendra)
Sumber: Berita Sumatera Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »