Fadli Zon dan Neno Warisman Hadiri Deklarasi Ganti Presiden ... | Liputan 24 Sumatera Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Fadli Zon dan Neno Warisman Hadiri Deklarasi Ganti Presiden ...

Posted by On 6:58 AM

Fadli Zon dan Neno Warisman Hadiri Deklarasi Ganti Presiden ...

Pilpres 2019

Fadli Zon dan Neno Warisman Hadiri Deklarasi Ganti Presiden 2019 di Sumbar

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam orasi deklarasi #2019GantiPresiden di Sumatera Barat, Sabtu (29/9/2018).

Fadli Zon dan Neno Warisman Hadiri Deklarasi Ganti Presiden 2019 di SumbarIst/Tribunnews.comNeno Warisman dan Fadli Zon hadiri deklarasi ganti presiden 2019 di Sumbar, Sabtu (29/9/2018).

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara tim pemenangan Prabowo-Sandi, Andre Rosiade membantah pernyataan 10 bupati dan wali kota se-Sumbar yang menyebut selama dipimpin Joko Widodo (Jokowi), Provinsi Sumatera Barat mendapat perhatian dan anggaran khu sus.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam orasi deklarasi #2019GantiPresiden di Sumatera Barat, Sabtu (29/9/2018).

“Katanya perhatian tinggi. Tapi kita lihat, Sumbar di bawah Jokowi Presiden tidak berkembang. Dana APBN Sumbar 2015-2018 terus menurun. Bantuan ke Sumbar dan kabupaten/kota terus menurun. Seperti dana dekosentrasi terus turun sejak 2015. Tahun 2015 senilai Rp289 miliar, 2016 (247 miliar), 2017 (219 miliar) dan tahun 2018 tinggal Ro172 miliar,” kata Andre dalam pernyataan tertulis kepada Tribunnews.com

Hadir dalam deklarasi #2019GantiPresiden Neno Warisman dan juga Fadli Zon.

Baca: Mardani Akui Tak Bisa Ajak Massa 2019 Ganti Presiden ke Prabowo-Sandiaga

Andre yang juga menjabat Wasekjen Gerindra tersebut mengatakan penurunan dana perbantuan juga terus menururun.

Pada 2015 jumlahnya mencapai Rp819 miliar, 2016 Rp388 miliar, 2017 Rp313 miliar dan 2018 hanya Rp279 miliar.

“Jadi, kalau ada 1 0 kepala daerah yang menyebut Jokowi memberi dampak ke Sumbar, itu hoaks. Faktanya dana pusat yang masuk ke Sumbar terus menurun,” katanya.

Menurut Andre pernyataan dukungan bupati dan walikota di Sumbar tersebut diindikasi karena adanya intervensi. Karena alasan dukungan yang diucapkan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

"Kita tahu ada indikasi penekanan kepada kepala daerah. Sehingga kepala daerah seperti diindikasikan harus mendukung Jokowi-Ma’Ruf Amin. Tapi yakinlah, Sumbar tetap sebagai basis Prabowo. Meski sempat dilarang aparat keamanan, acara ini tetap sukses,” katanya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Taufik Ismail Editor: Hasanudin Aco Ikuti kami di Ikon Kota Palu Jembatan Ponulele Hancur Akibat Gempa 7,7 SR Guncang Donggala, Begini Penampakannya Sumber: Berita Sumatera Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »