Pemerintah Diminta Tingkatkan Infrastruktur di Sumatra Barat | Liputan 24 Sumatera Barat
Public Speaking, Master of Ceremony
Public Speaking, Master of Ceremony
www.AlvinAdam.com

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pemerintah Diminta Tingkatkan Infrastruktur di Sumatra Barat

Posted by On 1:51 AM

Pemerintah Diminta Tingkatkan Infrastruktur di Sumatra Barat

detikFinance / Berita Ekonomi Bisnis / Detail Berita Follow detikFinance Senin, 15 Okt 2018 15:01 WIB Pemerintah Diminta Tingkatkan Infrastruktur di Sumatra Barat Danang Sugianto - detikFinance Foto: Ari SaputraFoto: Ari Saputra Jakarta - Masyarakat Sumatera Barat mendorong pemerintah untuk bisa meningkatkan pembungan infrastruktur di sana. Hal itu untuk bisa menekan angka distribusi yang dapat menimbulkan biaya yang tinggi.
Demikian diungkapkan Ketua Forum Masyarakat Minang (FMM) Irfianda Abidin. Dia mengatakan, masyarakat juga meminta agar pembangunan infrastruktur dapat dibarengi dengan industrialisasi. Sehingga perekonoman tetap tumbuh .
"Saya kira pemerintah juga harus melakukan skala prioritas. Apakah insfrastruktur dulu atau masyarakatnya dikayakan dan industrinya dimajukan. Itu dilakukan guna menyaingi para pedagang dari luar, seperti Cina. Karena kami yakin masyarakat Minang bisa bersaing dengan mereka," kata Irfianda dalam keterangannya, Senin (15/10/2018).
Menurut dia, Sumatra Barat saat ini tengah membutuhkan peningkatan infrastruktur yang memadai. Kendati demkian, pihaknya juga meminta agar pemerintah memperhatikan perekonomian pada sektor riil.
Lanjut Buya Irfianda, a da saatnya nanti industri yang dibangun di Jawa perlu dikembangkan kembali di Sumatera Barat. Dan dia pun menilai orang Padang sangat piawai dalam perdagangan.
"Saya sudah contohkan, Pak Samsudin seorang Pariaman dia yang memproduksi salah satu merek celana jeans, kemudian di ekspor ke luar negeri. Saat era Soharto dollar berada pada level Rp 2.600, kemudian krisis 98 naik menjadi Rp 12.000. Ternyata kenaikan dolar bagi Samsudin berdampak devisa yang luar biasa. Kalau hal itu banyak dilakukan oleh pengusaha Padang yang lain, tentunya dapat meningkatkan pereknomian di Bumi Minang," ujarnya.
Sementara itu, Pakar Ekomomi Universitas Pertanian Bogor (IPB) Jawa Barat Prof.Dr. H. Dinid S Damanhuri, SE.MS.DEA, mengungkapkan index logistik Indonesia tercatat paling rendah dibandingkan negara-negara berkembang yang ada di dunia.
Hal itu dinilai akan berdampak pada high cocst economi (ekonomi dengan biaya tinggi). Menurutnya, persoalan yang paling mendasar adalah minimn ya infrastruktur yang tersedia saat ini. Untuk itu, pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah dalam menggenjot sejumlah proyek strategis nasional (PSN) yang tersebar di sejumlah wilayah di tanah air.
"Seperti pembangunan jalan tol, peningkatan sejumlah bandara, pembangunan tol laut serta pengadaan kereta cepat. Hal ini tentunya diharapkan dapat mempercepat proses distribusi logistik sehingga biaya ekonomi dapat ditekan," ujar Prof. Didin saat memberikan paparannya pada diskusi tersebut.
Namun, kata dia, ketika terjadi pembangunan tentunya dibutuhkan pembiayaan yang cukup besar sehingga ada komponen utang luar negeri (ULN) untuk membiayai infrastruktur tersebut.
Sementara itu, terkait dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang terjadi dalam beberapa pekan belakangan ini, menurut dia, hal itu diakibatkan adanya dampak eksternal.
Ia pun meyakini persoalan tersebut bukan hanya dialami oleh Indonesa, akan tetepi sejumlah negara maju dan negara berkembang ikut terdampak ekonomi global akibat adanya perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina.
"Bahkan apabila perang dagang antara AS dan Cina ini terus berkelanjutan, banyak pengamat mengatakan bisa mendekati perang dunia ke tiga dan ini yang menjadi kekhawatiran. Apa dampaknya pada perekonomian Indonesia dikala komponen hutang luar negeri meningkat untuk pembangunan innfrastuktur, tentunya pemerintah telah melakukan langkah-langkah stretegis diantaranya meningkatkan tarif kepada beberapa item produk impor," katanya.
Dia pun menyarankan sumber devisa negara yang disimpan di luar negeri agar dapat ditarik dan disimpan didalam perbankan nasional.
"Prosesnya bisa saja melalui PEPPU maupun payung hukum yang lainnya. Kalau itu dilakukan, kami optimis nilai tukar rupiah terhadap dollar AS bisa dibawah Rp 13.000," katanya. (das/fdl) Berita Terkait

  • Di Pertemuan IMF-WB, BUMN Tawarkan Investasi Rp 630 Triliun
  • Sri Mulyani Cs Sepakat Pembangunan Tak Melulu Andalkan APBN
  • 30 Kontraktor Asing di RI 'Gulung Tikar'
  • Sri Mulyani Bertemu Menteri Ekonomi Inggris, Ini yang Dibahas
  • BUMN RI Diajak Bikin Pelabuhan hingga Rel Kereta di Namibia
  • Namibia Ingin Kerja Sama Infrastruktur hingga Pertanian dengan RI
  • Malaysia Batalkan 2 Mega Proyek Rp 290 T yang Dibiayai China
  • Stadion Manahan Solo Bakal Disulap Jadi Mini GBK
Baca Juga detikNews KPK Ungkap Irwandi Yusuf Sudah Menikah dengan Steffy Burase

KPK Ungkap Irwandi Yusuf Sudah Menikah dengan Steffy Burase

detikNews Gelar Simposium, BPJS Ketenagakerjaan Dengar Curhat TKI

Gelar Simposium, BPJS Ketenagakerjaan Dengar Curhat TKI

detikNews Prabowo Sebut Negara Ugal-u   galan, PKS Ungkit Maju-Mundur Harga BBM

Prabowo Sebut Negara Ugal-ugalan, PKS Ungkit Maju-Mundur Harga BBM

detikNews Djarot Targetkan Suara Jokowi-Maruf 65 Persen di Sumut

Djarot Targetkan Suara Jokowi-Ma'ruf 65 Persen di Sumut

detikNews KSP: Kesejahteraan Prajurit TNI di Era Jokowi Meningkat

KSP: Kesejahteraan Prajurit TNI di Era Jokowi Meningkat

detikHealth Pantang Menyerah Taklukkan Medan Papua Barat untuk Penuhi Target Imunisasi

Pantang Menyerah Taklukkan Medan Papua Barat untuk Penuhi Target Imunisasi

detikNews Trotoar Rusak di Depan Ratu Plaza Diperbaiki

Trotoar Rusak di Depan Ratu Plaza Diperbaiki

detikFood Ngopi dan Makan Bareng Presiden, Ini Gaya Kulineran Menteri PUPR Basuki

Ngopi dan Makan Bareng Presiden, Ini Gaya Kulineran Menteri PUPR Basuki

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com News Feed
  • Penerimaan Pajak Diprediksi Tak Capai Target (Lagi)

    Penerimaan Pajak Diprediksi Tak Capai Target (Lagi)

    Rabu, 17 Okt 2018 15:28 WIB Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan sepanjang 2018 akan terjadi kekurangan penerimaan pajak (shortfall) sekitar Rp 73 triliun.
  • Bantah Rusak Lingkungan, Ini Penjelasan Pengusaha Karang Hias

    Bantah Rusak Lingkungan, Ini Penjelasan Pengusaha Karang Hias

    Rabu, 17 Okt 2018 15:22 WIB Asosiasi Koral Karang dan Ikan Hias Indonesia (AKKHI) menepis stigma miring terkait dalang perusakan terumbu karang dan lingkungan.
  • Mendes Sebut World Bank    akan Tiru Model Pembangunan Desa di RI

    Mendes Sebut World Bank akan Tiru Model Pembangunan Desa di RI

    Rabu, 17 Okt 2018 15:21 WIB Model pembangunan pedesaan yang dilakukan di Indonesia akan ditiru oleh Bank Dunia (World Bank) untuk diterapkan di negara berkembang lainnya di dunia.
  • Jasa Raharja Targetkan Saluran Santunan Rp 2,3 T Foto Bisnis

    Jasa Raharja Targetkan Saluran Santunan Rp 2,3 T

    Rabu, 17 Okt 2018 15:19 WIB PT Jasa Raharja menargetkan penyaluran santunan hingga Rp 2,3 triliun hingga akhir tahun 2018. Angka ini meningkat dari realisasi 2017 sebanyak 1,9 triliun.
  • Pemerintah Klaim Tak Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

    Pemerintah Klaim Tak Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

    Rabu, 17 Okt 2018 15:14 WIB Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengklaim bahwa pemerintah sudah tidak lagi gali lubang tutup lubang dalam melaksanakan APBN ke depannya.
  • Tol Batang-Semarang Ditarget Operasi Desember 2018

    Tol Batang-Semarang Ditarget Operasi Desember 2018

    Rabu, 17 Okt 2018 15:09 WIB Jika sesuai rencana, ruas tol Semarang-Batang akan beroperasi akhir Desember 2018 setelah dilakukan uji kelayakan operasi.
  • BI Usulkan Anggaran Gaji di 2019 Naik Rp 26 Miliar

    BI Usulkan Anggaran Gaji di 2019 Naik Rp 26 Miliar

    Rabu, 17 Okt 2018 14:58 WIB Besaran gaji dan penghasilan lainnya di ATBI 2019 itu lebih tinggi Rp 26 miliar atau naik 0,73% dari tahun ini sebesar Rp 3,51 triliun.
  • DPR Bahas Akuisisi Freeport dengan ESDM

    DPR Bahas Akuisisi Freeport dengan ESDM

    Rabu, 17 Okt 2018 14:53 WIB Komisi VII DPR RI memanggil Kementerian ESDM, Direktur Utama PT Inalum, dan Direktur Eksekutif PT Freeport Indonesia (PTFI).
  • Masih Jual Premium, Pertamina Yakin Untung?

    Masih Jual Premium, Pertamina Yakin Untung?

    Rabu, 17 Okt 2018 14:42 WIB Pertamina mendapat beban dari jual bahan bakar Premium yang tidak disubsidi pemerintah. Yakin masih untung?
  • Proyek Tol Palembang-Bengkulu 330 Km Dimulai Tahun Depan

    Proyek Tol Palembang-Bengkulu 330 Km Dimulai Tahun Depan

    Rabu, 17 Okt 2018 14:37 WIB PT Hutama Karya (Persero) menggarap proyek tol Trans Sumatera. Salah satunya adalah ruas Palembang-Bengkulu sepanjang 330 kilometer (km).
  • Penjelasan Lengkap Kemenkeu soal Utang Rp 15 T dari Bank Dunia

    Penjelasan Lengkap Kemenkeu soal Utang Rp 15 T dari Bank Dunia

    Rabu, 17 Okt 2018 14:32 WIB Pemerintah Indonesia telah menerima sejumlah bantuan pendanaan mulai dari pinjaman alias utang sampai dengan hibah.
  • Jasa Raharja Target Salurkan Santunan hingga Rp 2,3 T

    Jasa Raharja Target Salurkan Santunan hingga Rp 2,3 T

    Rabu, 17 Okt 2018 14:25 WIB PT Jasa Raharja menargetkan penyaluran santunan hingga Rp 2,3 triliun hingga akhir tahun 2018. Angka ini meningkat dari realisas 2017 sebanyak 1,9 tri liun.
BERITA TERBARU +
  • Penerimaan Pajak Diprediksi Tak Capai Target (Lagi)

    Penerimaan Pajak Diprediksi Tak Capai Target (Lagi) Rabu, 17 Okt 2018 15:28 WIB

  • Bantah Rusak Lingkungan, Ini Penjelasan Pengusaha Karang Hias

    Bantah Rusak Lingkungan, Ini Penjelasan Pengusaha Karang Hias Rabu, 17 Okt 2018 15:22 WIB

  • Mendes Sebut World Bank akan Tiru Model Pembangunan Desa di RI

    Mendes Sebut World Bank akan Tiru Model Pembangunan Desa di RI Rabu, 17 Okt 2018 15:21 WIB

  • Jasa Raharja Targetkan Saluran Santunan Rp 2,3 T

    Jasa Raharja Targetkan Saluran Santunan Rp 2,3 T Rabu, 17 Okt 2018 15:19 WIB

Most
Popular Most
Popular Sumber: Berita Sumatera Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »